Antisipasi Covid-19 Lakukan Swab Mandiri

Mamuju, Jurnalsepernas – Hingga memasuki 2021, pandemi Corona Virus Disease 19 (Covid-19) masih bergejolak tidak pandang bulu. Kaya, miskin, pejabat, dan masyarakat biasa tetap menjadi sasaran ketika mereka tidak mematuhi protokol kesehatan yang diterapkan pemerintah.

Jangan pernah takut di Covid kan, ada gejala segera melakukan swab antigen mandiri untuk mengetahui status kesehatan diri, demi melindungi diri, keluarga, dan orang-orang di sekitar kita.

Belum jelas Covid-19 berakhir, malah terus bertambah, RSUD Mamuju, Sulawesi Barat akan di tutup total sementara, mengingat daya tampung sudah melebihi kapasitas ruangan.

Seperti belum lana ini, usai pelayanan Instalasi Gawat Darurat (IGD) ditutup selama tiga hari, pasca empat orang dokter terkonfirmasi positif covid-19.

Rencananya RSUD Mamuju akan ditutup total hari ini, Minggu (10/1) menyusul semakin banyaknya tenaga medis difasilitas kesehatan tersebut, yang dipastikan tertular virus corona.

Terkait konfirmasi kasus ini, Sekretaris Daerah, H.Suaib langsung menginstruksikan agar RSUD ditutup sementara, paling tidak selama satu minggu, dengan catatan pihak Rumah Sakit (RS), segera melakukan koordinasi dengan pihak terkait utamanya Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan (BPJS) kesehatan, agar pasien rujukan peserta BPJS dapat dialihkan ke RS lain untuk sementara sambil menunggu perkembangan di RSUD Mamuju.

Suaib juga berharap, agar puskesmas dapat dioptimalkan semaksimal mungkin sehingga, masyarakat tetap mendapat pelayanan kesehatan.

Suaib menambahkan, langkah penutupan total RSUD Mamuju terpaksa dilakukan, demi menghindari terus meningkatnya serangan Covid-19 di RSUD Mamuju.

Sementara itu, juru bicara Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Mamuju, Andi Rasmuddin mengaku, telah berkomunikasi dengan Direktur RSUD Mamuju, dr.Titin untuk memastikan kondisi tersebut. Hasilnya dibenarkan 75 orang tenaga medis RSUD Mamuju dinyatakan terkonfirmasi Covid-19, dengan rincian Dokter 7 orang, Perawat 33 orang, Bidan 5 orang, Poli 1 orang, Manajemen 15 orang, Radiologi 1 orang, RM 4 oran, Farmasi 4 orang, Fisioterapi 1 orang, Gizi 1 orang, UTD 1 orang, CSSD 1 orang, dan CS 1 orang.

Angka ini dari hasil pemeriksaan terhadap lebih dari 200 tenaga medis di RSUD Mamuju, angka ini bisa saja bertambah karena, masih terdapat sekitar 200 tenaga medis di RSUD Mamuju yang belum dilakukan pemeriksaan intensif.

Andi Rasmuddin berharap, semoga RS yang lain di Mamuju dan fasilitas kesehatan yang lain, tidak terjadi hal yang sama.”Kalau RS penuh. Kemana kita akan berobat? Tetap jaga kesehatan diri dan keluarga,
Terapkan selalu protokol kesehatan 3M (Masker, Mencuci Tangan Dan Menjaga jarak),” himbaunya.
Pewarta: Supratman
Editor : Loh