Pembunuh Jalil Belum Terungkap, Tamparan Bagi Polres Takalar?

Takalar, Jurnalsepernas – Kematian Abd Jalil Dg Nuju (70) warga Dusun Bontorannu, Desa Massamaturu, Kecamatan Bolobangkeng Utara (Polut), Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan sudah berlangsung sebulan lebih tepatnya, Senin (12/10) lalu, hingga berita ini turun pelakunya belum terungkap.

Hal ini merupakan tamparan keras di wajah Kepolisian Resor (Polres) Takalar dan Kepolisian Sektor Polobangkeng Utara yang dinilai lamban mengungkap para pelaku pembunuhan, diduga di tangan tetangganya sendiri, Andi Hajid Dg Tompo bersama anaknya, Ismail gegara almarhum Jalil menagih utang namun, pelaku menyambutnya dengan membantai di pagi naas itu.

Peristiwa yang menggemparkan itu, mengundang pertanyaan bagi warga Takalar, khususnya warga Dusun Bontorannu, Desa Massamaturu, Kecamatan Polut yang menilai aparat Polres Takakar sulit menangkap pelakunya. Apakah terduga pelaku orang penting tak tersentuh hukum? (Waullahu Alam, red.).

Padahal kasus tersebut, merupakan atensi yang harus diungkap cepat aparat kepolisian. Masyarakat yakin, pelakunya tetangga korban sendiri, diduga ayah dan anak yakni; Andi Hajid dan Ismail yang kini masih menghirup udara bebas sehingga, masyarakat setempat menghakimi terduga pelaku dengan membakar rumahnya, untung mereka berhasil kabur dari emosi massa, kalau tidak nyawa mereka pun terancam melayang.

Pengungkapan yang masih kabur, sudah menimbulkan kasus baru dengan pembakaran rumah terduga pelaku yang tidak tertutup kemungkinan akan terjadi balas-membalas dari ke dua belah pihak, saling bunuh-membunuh. Lalu, siapa yang bertanggung jawab?

Menurut keterangan keluarga korban yang minta identitasnya tidak di mediakan, Kapolsek Polut pernah menemui anak korban meminta, agar tidak usah harapkan penangkapan pelaku, dan dia akan dikeluarkan dari sel tahanan. (Ada apa ini, Apakah aparat melindungi pelaku?, red.) Pewarta: A. Hamma Kr.Loloa/Nurdin Rani/Abd.Rauf Ampa, Editor: Loh