Stakeholder Pilkada Soppeng, Rapat Koordinasi

Watansoppeng, Jurnalsepernas-Memasuki masa tenang Pemilihan Kepala Daerah serentak 9 Desember 2020, Stakeholder Pilkada Kabupaten Soppeng, Sulawesi Selatan, melakukan rapat koordinasi untuk menertibkan Alat Peraga Kampanye (APK) pada, Jumat (04/12) sekitar pukul 09.30 Wita hingga selesai pukul 11.15 Wita berlangsung di Hotel Grand Aisah Jalan Kemakmuran Kelurahan Lalabata Rilau, Kecamatan Lalabata, Soppeng.

Adapun stakeholder yang dimaksud masing-masing adalah yang mewakili Pjs Bupati Soppeng yakni; Asisten Pemerintahan, A.Ibrahim Harta Sanjaya, SH, M.Si, Ketua Bawaslu, Winardi, S.Sos, Kapolres, AKBP Moh.Roni, S.Ik, M.Ik, yang mewakili Dandim 1423/Spg, WS Pasi Intel, Ltd.Inf.Endang Hermana, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kaban Kesbang Pol), Drs.Arafah, SM.HK, M.Si, Kasat Reskrim, AKP Amri, A.Md, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP), A.Surachman, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Lingkungan Hidup, Perwakilan Pasangan Calon (Paslon), AKAR-LHD, Askar Munir, Liaison Officer (LO), Paslon, AKAR-LHD, Abidin, dan Panwascam se Kabupaten Soppeng.Dalam sambutannya, Ketua

Bawaslu menyampaikan, pihaknya sengaja meramu kegiatan tersebut, dengan tujuan untuk mensosialisaikan kepada tim Pasangan Calon (Paslon) agar mensterilkan dan menertibkan segala bentuk kampanye maupun alat peraga kampanye.

Di tempat yang sama, Kapolres sangat mengapresiasi Bawaslu karena, telah berinisiatif dengan melaksanakan rapat kordinasi bersama stakeholder dalam pelaksanaan sosialisasi dan penertiban APK pada masa tenang mulai tanggal 6 s/d 8 November 2020.

Lanjut Kapolres, Polres Soppeng betul-betul bersinergis dan siap mengawal pelaksanaan Pilkada dalam pemilihan Bupati dan wakil Bupati Soppeng.

Sementara Tim Kampanye Paslon mengatakan, pada pelaksanaan penertiban APK, untuk Panwascam sekiranya tetap berkoordinasi dengan pihaknya, apabila di tanggal 06 Desember 2020 masih ada ditemukan APK.

Kasatpol PP dalam kesempatan menyatakan, pihaknya akan membackup Bawaslu dalam menertibkan APK namun, perlunya kesepakatan yang jelas, agar tidak terjadi kesalahan di lapangan.

Endra Irawati, S.Pdi, Kordinator Divisi Bidang Sosialisasi Pendidikan dan Partisipasi masyarakat KPU Soppeng mengatakan, penertiban APK sangat jelas dan sudah diatur dalam PKPU No 11 Pasal 31 yaitu pembersihan APK paling lambat tiga hari sebelum pencoblosan.

Tak ketinggalan pihak BPBD Kabupaten Soppeng menyampaikan, untuk bulan ini sampai tanggal 9 desember 2020, berdasarkan BMKG, cuaca untuk daerah Soppeng berawan namun, harus tetap waspada dengan adanya perubahan cuaca dengan curah hujan yang tinggi.

Demikian halnya Kepala Badan Kesbangpol mengatakan, alangkah eloknya kalau pembersihan APK dilakukan oleh tim kampanye Paslon tanpa ada sisa, jadi tidak perlu menurunkan tim gabungan dari Pemda.

Pada kesempatan yang sama, Asisten Pemerintahan mengungkapkan, terkait cuaca yang bisa sewaktu-waktu mungkin berubah, sekiranya dari BPBD betul-betul harus memantau, khususnya pada tanggal 9 desember 2020 dan menyiapkan perlengkapan untuk kesiapsiagaan.

WS.Pasi Intel Kodim 1423/Spg
tak ketinggalan pula menyampaikan kesiapan Kodim bahwa, selalu siap untuk membackup Polres Soppeng dan bersinergis dengan stakeholder lainya.Terkait personil kodim 1423/Spg akan mendapat BKO dari kodim Sidrap dan Wajo.

Setelah rapat, kegiatan di lanjutkan dengan penandatanganan kesepakatan hasil rapat koordinasi penertiban APK kepada masing-masing stakeholder. Pewarta: Rusmin, Editor: Loh