Salahi RAB, Rehab SMPN 2 Rumbia di Bongkar

Jeneponto, Jurnalsepernas – Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Jurnalsepernas menurunkan judul; “Rehab SMPN 2 Rumbia Jeneponto Tunggu di Bongkar” ternyata berita tersebut, diapresiasi dan direspon pihak Tim Falisitator dan Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) Kabupaten Jeneponto.

Sehari setelah turunnya berita, tim tersebut, melakukan pembongkaran kegiatan rehabilitasi sesuai petunjuk berita yang dilansir Jurnalsepernas.

Hal itu, berkat temuan narasumber Tim Koalisi Lembaga Pemberantas Korupsi (LPK) Sulselbar, Gerak RI, dan Sepernas Jeneponto, dalam monitoring dan hasil investigasinya menemukan kejanggalan yang terdeteksi tertuju pada penyimpangan Rencana Anggaran Biaya (RAB).
Untuk diketahui, SMPN 2 Rumbia Jeneponto, Sulawesi Selatan yang dipimpin Hj. Sumi, mendapat bantuan dana pembangunan Rehabilitasi (Rehab) Ruang Laboratorium, Ruang Perpustakaan, dan Ruang Guru beserta dengan perabotnya yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Tahun Anggaran 2020 dari Kemendikbud Bidang Sekolah Menengah senilai Rp. 321.000.000 juta.

Hasil investigasi tim koalisi, menemukan salah satu pekerjaan yang dianggap menyalahi aturan, mulai dari proses pekerjaan Rehab hingga pemakaian bahan konstruksi menggunakan Tripleks, sangat mengecewakan.

Menurut Ketua Dewan Pimpinan Cabang Serikat Pers Reformasi Nasional (DPC-SEPERNAS) Jeneponto, M Arif, bila terjadi pembongkaran berarti terbukti Kepala Sekolah (Kepsek) melakukan pelanggaran yang juga harus diberi sanksi.

Bahkan lanjut Arif, bukan saja dikena sanksi administrasi pada Kepsek tapi, lebih tepat sanksi hukum karena, dia mencoba berupaya mengurangi biaya dengan memanipulasi bahan-bahan bangunan diduga demi keuntungan pribadi

Untuk itu Arif berharap, pelanggaran itu tidak sampai pembongkaran tapi, proses hukumnya juga harus jalan demi pembelajaran bagi semua Kepsek yang ada di Jeneponto, mulai SD, SMP, dan SMA sederajat karena, dana bantuan tersebut bersumber dari negara berasal dari rakyat dan Kepsek adalah pendidik yang harus beritikat baik, jujur, transparan, dan moralis, (Kita tunggu sanksi apa yang akan dijatuhkan, red.). Pewarta: Arif, Editor: La Ode Hazirun