Pembunuh Abd Jalil tak Diungkap, Kapolres Layak Dicopot

 

Takalar, Jurnalsepernas – Sebagaimana diberitakan sebelumnya, peristiwa pembunuhan yang menggemparkan warga Dusun Bontorannu, Desa Massamaturu, Kecamatan Polongbangkeng Utara (Polut), Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan, Senin (12/10) lalu sekitar pukul 05.4 Wita, hingga berita ini turun, pihak aparat Polres Takalar dan Polsek Polut belum ada tanda-tanda menciduk pelakunya.

Kejadian berdarah itu, berawal korban Abd.Jalil Dg.Nuju (70) yang sehari-harinya dikenal security Pabrik Gula Takalar, mendatangi rumah Andi Hajit Dg Tompo, (Tetangganya Sendiri, red.) sambil berteriak menagih utang di pagi buta itu. Tak menerima teriakan tersebut, saat itulah Abd Jalil dibantai dan dihabisi Andi Hajit dibantu anaknya, Ismail di depan mata isteri korban sendiri yang sempat menyaksikan suaminya dibantai namun, hingga saat ini ke kedua pelaku masih menghirup udara bebas.

Akibat lambannya atau ketidakberdayaan aparat mengungkap pelaku pembunuhan yang terkesan pembiaran, muncul kasus baru yakni; isteri korban meninggal karena shock dan pembakaran rumah terduga pelaku oleh kelompok massa. Anehnya, anak almarhum Abd Jalil ditangkap polisi dengan tuduhan menggerakkan massa.

Sampai kapan kasus pembunuhan itu terungkap dan pelakunya ditangkap. Apakah harus berjatuhan korban lagi? Dimana rumah pelaku sudah dibakar massa karena, disulut emosi akibat ketidakmampuan polisi penangkap pelaku yang sudah di depan mata

Dari belum terungkapnya pelaku pembunuhan sampai pembakaran rumah pelaku, bahkan isteri korban pun meninggal karena shock. Sehingga Kapolres Takalar dan Kapolsek Polobangkeng Utara layak dicopot dari jabatannya akibat ketidakmampuan mereka menjaga stabilitas Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) wilayah hukum mereka. Pewarta: AH Kr.Loloa/Nurdin Rani/Abd.Rauf Ampa, Editor: La Ode Hazirun