Kades Burhanuddin Bela Diri di Masjid

GALESONG, JURNALSEPERNAS
Seusai sholat Jum’at di Masjid Raodhatul Iman, Dusun Bontokanan, Desa Pa’rasangan Beru, Kecamatan Galesong Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan, Jum’at (16/10), oknum Kepala Desa (Kades) Burhanuddin Miala dengan stelan baju koko berkopiah dibalut sarung kotak-kotak dengan percaya diri membersihkan dirinya lewat pengumuman di hadapan para jama’ah, yang juga dihadiri penulis terkait pemberitaan media Jurnalsepernas yang dilangsir Selasa (13/10) baru-baru ini, tentang dugaan mengebiri atau menyilet Bantuan Dana Desa (BDD) dengan cara melakukan mark-up (Penggelembungan Anggaran) pembelian sapi Tahun Anggaran (TA) 2019 lalu.

Dalam pembelaannya mengatakan, pemberitaan tentang pembelian sapi dengan anggaran Rp70 juta ditampiknya bahwa, itu tidak benar. Di akui, pihaknya hanya membeli lima ekor karena, harganya Rp.12.0500 dan sisa dari harga itu disetorkannya ke kas desa yang tidak bisa diganggu gugat, nanti tahun depan, baru dimanfaatkan untuk kepentingan lain.

Dikatakannya, akibat pemberitaan itu, dirinya shok dan anak-istri menangis sedih disebabkan berita itu.

Usai menjelaskan perihal pembelian sapi tersebut, para jamaah spontan saling tatap pertanda tidak percaya. Hadirin menduga keras, Kades Burhanuddin telah melakukan pembohongan publik kepada warganya.

Pasalnya, pembelian sapi betina calon indukan Rp.12,5 juta dianggap mark-up murni. Sebagai pembanding, sapi dengan harga Rp12 jutaan adalah indukan kelas satu bukan calon indukan. Hal itu menjadi topik perbincangan warga hingga turunnya berita ini.

Melalui Jurnalsepernas, masyarakat meminta Aparat Penegak Hukum (APH) menyelidiki dan memeriksa oknum kades tersebut, kalau terbukti menyalahgunakan jabatan dan wewenangnya alias korupsi anggaran BDD maka, tindak secara tegas sesuai koridor hukum dan Perundang-Undangan yang berlaku.
Editor: La Ode Hazirun, Pewarta Abdul Aziz.