Politisi PDIP Rekomendasikan  Kadis BKD Takalar Jadi Guru

Takalar, Jurnalasepernas – Ketua Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Takalar, sekaligus Ketua Fraksi Takalar Hebat, H.Andi Noor Zaelan, dalam sidang paripurna DPRD dengan agenda Hak Interpelasi, Jum’at (2/10) kepada Bupati Takalar, Syamsari Kitta namun, bupati mewakilkan Pelaksana Tugas (PLT) Sekretaris Daerah (Sekda), Rahmansyah Lantara, sangat kesal terhadap proses pemutasian sejumlah Aparat Sipil Negara (ASN) Kabupaten Takalar.

Andi Noor Zaelan yang kerap disapa Andi Ellang, dalam rapat tersebut, vokal mencecar beberapa pertanyaan kepada Rahmansyah, khususnya menyangkut mutasi beberapa kepala sekolah yang dinilainya tidak prosedural.
Dalam sidang tersebut, ada 19 orang anggota dewan yang pertanyaannya merepotkan Rahmansyah yang juga, dia sebagai Kepala Dinas Badan Kepegawaian Daerah.

Menurut Andi Elang, mutasi ASN sangat membingungkan dirinya, apalagi seorang kepala sekolah diturunkan menjadi guru bantu dan ditempatkan jauh dari berdomisilinya. “Bahkan ada juga kepala sekolah dicopot, lalu dijadikan staf di dinas pendidikan. Ini di mana logikanya,” tanya Andi Elang agak emosional.

Sementara itu Rahmansyah menjawab, sesuai sumpah  ASN mereka siap ditempatkan dimana saja. Namun Andi Elang tidak menerima alasan itu dengan nada emosi.
Dia meminta kepada ketua dewan untuk merekomendasikan Rahmansyah diturunkan menjadi guru. “Bagaimana kalau anda dimutasi menjadi guru, bagaimana perasaan anda, kalau anda diturunkan saja jadi guru,  mau tidak,” kesalnya. Editor: La Ode Hazirun, Pewarta: Abd Rauf Ampa.