Ternak Burung Puyuh Prospek Usaha Yang Mampu Bersaing

BANTAENG,JURNALSEPERNAS-Berdasarkan penelusuran awak media ini di dusun tombol eja Desa Bonto Karaeng Kecamatan Sinoa Kabupaten bantaeng pada tanggal 26/08/2020 tepatnya dikediaman Pak Rahman salah seorang peternak burung puyuh tersebut mengaku melakoninya sejak bulan april 2008 beberapa tahun lalu, awalnya memulai usahanya hanya 100 ekor sambil bercanda “modal dengkul” ungkapnya.

Beliau menambahkan seiring dengan berputarnya waktu dengan kebutuhan telur yang semakin banyak permintaan memotipasi dirinya untuk mengembangkan usahanya, hingga saat ini Rahman sudah memiliki kurang lebih 4 500 ekor yang produksi dengan hasil telur puyuh perharinya sekitar 30 rak atau sekitar 900 ribu Ripiah perhari atau perbulannya rata-rata 27 juta Rupiah. Itung itung cukup untuk bekal hidup pungkasnya.

Seorang pengusaha burung puyuh tersebut mersakan berkah dari buah kerja keras dengan tiga karyawan pembantu dalam mengurus ternaknya merasa sangat bahagia karena dgn usaha tersebut mampu merubah tarap hidupnya yang lebih baik bahkan dirinya berharap agar usaha ini bisa di edukasi oleh banyak orang karena kebutuhan pasar yang tinggi “harapnya”.

Ditengah perbincangannya dengan awak media ini bahwa sejak awal beternak burung puyuh tersebut berpikir tampil bedah dengan yang lainnya pasalnya di Desa Bonto Karaeng di Domonasi peternak Ayam petelur, sementara lahan miliknya sangat sempit tidak layak untuk usaha ayam petelur karena memakan tempat luas, maka dirinya memanfaatkan lahannya dengan usaha burung puyuh tersebut.

(Abdul Aziz)