KADES BONTOSUNGGU BEBAS KORUPSI KARENA KELUARGANYA JADI PERANGKAT DESA JENEPONTO

JENEPONTO,JURNALSEPERNAS-Pada Tahun 2017 Kepala Desa Bontosunggu (H. Badaruddin), Kecamatan Tamalatea Kabupaten Jeneponto Sulawesi-Selatan diduga menganggarkan Renovasi Mobil Kijang 40 Juta Rupiah untuk di jadikan barang Inventaris Desa namun sampai saat ini mobil Kijang tersebut tdk ditahu dimana rimbax, Kedua anakx jadi Sekdes, menantunya jadi Sekretaris Bendahara dan Ipar Kandungnya dijadikan Bendahara.

Oleh karena itu Kades Bontosunggu Kecamatan Tamalatea melakukan indikasi korupsi terstruktur dan massif karena sekeluarga pegang peranan penting di Desa Bintisunggu.
Kami dari Koalisi LSM rencana minggu depan kita dorong Laporannya ke Polda dan kami sudah berkoordinasi sebelumnya.
Selanjutx Kami suruh panggil yg buat Surat pertanggung jawabannya atas nama Asri yang diduga banyak merekayasa maka kami sepakat, Pihak Polda untuk memanggil atas nama Asri karena dia banyak merekayasa SPJnya. Tulis Koalisi LSM Via WA.
Sekdes dan Sekretaris Bendahara masing-masing mem bangun Rumah Elit yg di duga dari hasil Korupsi,maka kami dari Koalisi LSM akan melaporkan ke Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU).
Selanjutnya, Koalisi LSM menulis Via WA Jumat 10/7/2020, Bumdes dianggarkan 80 Juta Rupiah tapi hingga kini dan sampai sekarang tidak ditahu siapa yg menerima untuk diberdayakan dari Dana Bumdes tersebut dan di indikasikan dinikmati oleh Kepala Desa H. Badaruddin dan keluaganya sendiri.
Lebih jauh Koalisi LSM mengatakan kepada Media ini lewat HP dihari yang sama bahwa, kalau Kepala Desa ini didatangi Rumahnya untuk klarifikasi, hanya pesan yang didapat dari keluarga yang ada di Rumahnya, “Pak Desa tidak ada”.
Salah satu anggota dari Koalisi LSM mendengar orang tersebut berkata, untuk apa menemui Wartawan atau LSM, tidak ada gunanya lebih berguna kalau kita berteman dengan APDESA.
Saat ingin dikonfirmasi Hal tersebut, Media ini menelpon Haji Badaruddin pukul 16.18 WITA, Hari Jumat, 10/7/2020 untuk yang ketiga kalinya namun HP. Kades Bontosunngu ini tidak Aktif.
ARIF