LURAH RAKUS MOBIL SAMPAH DISEWAKAN

Jeneponto,JURNAL SEPERNAS
Kepala Kelurahan Balang Toa, Kecamatan Binamu Kabupaten Jeneponto Sulawesi – Selatan, Alim Bahri, SS, MM, selain Jarang masuk Kantor juga diduga melakukan Pungli jika ada Warga Masyarakat yang membutuhkan tanda tangannya.

Alim Bahri diduga meminta warga membayar 25 hingga 50 Ribu Rupiah setiap ada surat yang diteken. Bukan hanya itu, Kepala Kelurahan Balang Toa ini diduga menjadikan Mobil Angkutan Sampah menjadi kendaraan Pribadinya dan disewakan di Kecamatan Bangkala Kabupaten Jeneponto.

Selain dari pada yang tersebut diatas, Alim Bahri juga mengumpulkan KK Warga Balang Toa untuk mendapatkan BLT namun hingga saat ini Nama – Nama tidak ada yang muncul untuk menerima BLT dampak Corona.

Bahkan ada Warga yang sudah Meninggal Dunia tapi masih menerima PKH yaitu atas Nama Daeng Sunggu Istri Kepala Lingkungan Labbuaya. Ada juga warga yang sudah menerima PKH masih dapat juga BLT, sementara Ratusan Warga lainnya tidak dapat apa-apa.

Ini semua dikatakan oleh Tokoh Masyarakat Balang Toa, Tokoh Pemuda ( Pemuda Pancasila ) PAC. Binamu kepada Media ini Rabu, 17/6/2020. Tokoh Masyarakat,Tokoh Pemuda menginginkan agar Lurah tak bermasyarakat ini di COPOT dari Jabatannya.

Saat ingin dikonfirmasi, Rabu, 17/6/2020 terkait masalah tersebut, Lurah Alim Bahri, SE. MM. tidak berada di Kantornya, Media ini Kembali ke esokan Harinya yaitu Hari ini Kamis, 18/6/2020 tapi Kepala Kelurahan Balang Toa ini tidak ada bahkan Staf Lurahpun tidak ada sama sekali karena dinilai tidak sepaham sehingga staf Keluhan Balang Toa tidak mau berkantor.

Media ini kembali mencari di Rumahnya yaitu Rusunawa Lantai 2 Jalan Karya Bontosunggu Jeneponto tapi Alim Bahri sudah lama tidak pulang kata Satpam yang berjaga di Rusunawa tersebut bahkan Tukang Ojek yang bermangkal disitu mengatakan banyak yang cari itu Alim Bahri tapi tidak pernah balik kesini.

ARIF