Dulu Tidak Bisa Sekarang Boleh, SPBU PT. Sentral Berlian Energi

Sungguminasa,  Jurnalsepernas- DPRD GOWA untuk yang kesekian kalinya menerima aspirasi rakyat, hari ini kembali menghadirkan Sekertaris Dinas Link Hidup_Kep DINAS PUPR, Sek DINAS PERHUBUNGAN GOWA_Perwakilan HIKMA GOWA bersama Komisi 3.
Hadir ketua KOMISI A LUKMAN NABA dari Fraksi DEMOKRAT.

Adapun yg menjadi bahasan RDP teman teman dari HIKMA GOWA dalam hal ini sdr Makmur, adalah pembangunan SPBU disudut jalan A Mallombasang dan KH Wahid Hasyim Sungguminasa Gowa.

H Saide, H Sabir adalah riwayat kepemilikan tanah, kehadiran SPBU dilokasi itu bukan barang baru, tapi dari tangan pertama H Saide SPBU sudah ada, hanya saja ketika perpanjangan IJIN pERINSIP di Era kepemimpinan Bpk Bupati H Ikhsan YL ijin PERINSIP perpanjangan ditolak karena ditinjau dari lokasi sdh tdk relevan dan akan membuat macet seputaran sudut jalan Provinsi dengan jalan Kabupaten, sisi lain yg menjadi alasan kala itu adalah ROLING JALAN dimana dua sisi jalan yg mengapit SPBU sangat tdk beralasan untuk dibangun.

Di selah ngopi bareng bersama ketua DPRD GOWA di warung DPRD beliau berkomentar soal pembangunan SPBU menyangkut pertanyaan tanggapan selaku ketua DPRD, beliau menyampaikan bahwa “RDP adalah bagian dari mekanisme proses pencarian SOLUSI terhadap problem yang dianggap perlu dipertimbangkan, oleh karena itu, biarkan teman teman bekerja sesuai tanggung jawab Komisi masing masing, mungkin ada baiknya KOMISI 3 turun survei lokasi SPBU yang dimaksud, sehingga dalam menentukan langkah tuntutan adik adik Aktivis bisa lebih terarah”

Sementara ketua KOMISI 3 yang dikonfirmasi lewat hubungan WA beliau A Lukman Dg Naba, menyampaikan bahwa RDP ini akan kita kawal sampai menemukan jalan terbaik dan boleh jadi besok kita kembali membahasnya di komisi sebagai wujud kepedulian sebagai perwakilan Rakyat, pungkasnya.

Masih ditempat yang sama, Makmur selaku Aktivis akan melakukan Demo jika tuntutannya tidak diakomodir, yakni bahwa kehadiran SPBU tersebut sangat tidak sesuai pemanfaatan lahan” wajib diberhentikan, menutup diskusi elok di warung PARLEMEN GOWA.

Kami selaku pemerhati kebijakan sangat berharap KOMISI 3 mampu bekerja lebih profesional, tampa tendensi atau pengaruh pihak lain, mari melihat lebih jauh bahwa jika itu sebuah pelanggaran, maka bijak jika tuntutan para Aktivis diakomodir, tapi atas semua bukti kelengkapan Admistrasi yg dimiliki atas PT SENTRAL BERLIAN ENERGI, bijaknya ditelusuri dan ada pembanding RT/RW pemanfaatan fungsi lahan.
Ucap ketua Umum POROS RAKYAT.

Editor  :Tim media POROS RAKYAT.

BB