Apdesi Adalah Tonggak Awal Perdamaian Kades Vs Wartawan

Pinrang, Jurnalsepernas – Pinrang Bag Api dalam sekam, mungkin begitulah gambaran suasana hati para kepala desa dan para awak media yang sama berkecamuk serta gelisah ketika tersebar kabar tentang sahabat mereka yang tersandera kepentingan hukum.

Tak jelas siapa yang salah dan siapa yang benar tetapi lebih sepekan sudah berlalu, para abdi masyarakat dan para abdi khalayak publik yang notabenenya adalah mitra kerja itu harus berhadap hadapan “Tidak sebagai kawan tetapi sebagai lawan”.

Padahal, ditengah pandemi Virus Corona yang masih saja mewabah saat ini diperlukan semangat kebersamaan oleh semua pihak serta selayaknya menyatukan langkah dalam “Bersatu Melawan Corona” demi menyelamatkan rakyat, bangsa dan negara.

Berkat peran serta Assosiasi Pemerintahan Desa (APDESI) sekabupaten Pinrang bersatu dan tampil menjadi Tonggak yang mengundang  perdamaian antara Kepala Desa Massewae Kecamatan Duampanua Kabupaten Pinrang Sulawesi Selatan Versus Wartawan dimana, Apdesi yang diketuai Baharuddin sukses menjadi bagian penting hingga terciptanya kesepakatan damai dan akhirnya, kedua pihak yang sempat cek cok mulut itu berdamai ditangan Bupati Pinrang.

Tepatnya, Selasa 02/06-2020 sekitar pukul 10:00.Wita telah diadakan “Akad” Damai yang dilaksanakan diruang rapat kantor Bupati Pinrang H. Andi Irwan Hamid S.Sos selanjutnya, Laporan pengaduan A.Ramli ke pihak Kepolisian Sektor (Polsek) Duampanua Pinrang telah dinyatakan dicabut.

“Kami telah didamaikan oleh beliau pak Bupati dan tentu kami berharap kepada Media yang pertama kali mempublikasikan tentang percekcokan tersebut sehingga nama baik kami bisa kembali pulih sebab dalam persoalan ini semuanya memang harus legowo termasuk pihak pembuat berita yang tidak berimbang karena minus konfirmasi itu,” Ujar Ibrahim.

(SALEH, A.ACO, IRFAN)