Ramadhan Nan Damai, Berkah Dasyat Manfaatnya

LEMBAGA POROS RAKYAT INDONESIA.
Mohon Maaf Lahir dan Bathin.

GOWA, JURNALSEPERNAS- Ramadhan sisa menghitung hari wahai saudaraku semua, sekalipun Ramadhan tahun ini terisi dengan keprihatinan yang dalam, bagaimana tidak terkesima, berharap dari tahun kemarin kita semua berdoa dan berharap sampai ditahun berikutnya di bulan suci Ramadhan, tapi apa yang terjadi Do’a itu diwujudkan, tapi apa mau dikata, niatan mendapatkan berkah berganda pupus diambang harapan yang tidak memiliki ujung dan pangkal, tidak nampak mana yang bisa dipercaya dan mana yang tidak sewajarnya diikuti, semua dalam ketidak pastian.

Remuk dan gontai rasa ini, jika mengingat dan mengenang indahnya kebersamaan dalam ibadah Taraweh dimasjid seantero negeri ini, dikampung kampung dan dikota, didesa dan di pulau pulau semua dusuk, berdiri, bertahmid dan bertakbir menyegarkan kembali keimanan kita yang selama setahun diguyur cobaan dan dosa.

Kini Ramadhan berlalu sekejap Tampa makna yang begitu berarti, seakan kita dirundung nestapa, sekam negeri ini kehilangan kekuatan gaibnya, yang dulu merdeka dengan dentuman takbir, kini telah terbukti bahwa Do’a2 mustajab dibulan suci Ramadhan yang selama ini mengikat sendi sendi kekuatan gaib negeri ini porak poranda diujung informasi yang tak pasti.

Masihkah kita ingat di Masji Masjid ketika sholat IDUL FITRI begitu bahagianya anak istri, ayah dan bunda beramai ramai menuju masjid, saling membangunkan, mempersiapkan diri menuju hari KEMERDEKAAN ATAS KEMENANGAN selama sebulan penuh, mendengarkan khotbah, tidak terasa kadang AIR MATA MENETES karena isi khotbah yg membicarakan betapa keramatnya BULAN SUCI RAMADHAN, berpikir andai ayah bunda yang telah mendahului kita kembali kehadirat Ilahi, masih sempat menjalankan ibadah Ramadhan bersama kita, kini ayahanda & Ibunda tidak lagi bisa kita cium tangannya, tidak lagi kita mampu memanjakannya denan pakaian dan sejadah sekalipun paling termurah yang mampu kita belikan, tapi karena rasa ingin membahagiakannya, murah pun tetaplah kita belikan karena barunya yang dilihat…

Tahun ini Ramadhan datang dan akhirnya akan pergi sebatas nama, KEBERKAHANNYA jauh dari yang kita pahami selaku Muslim. Do’a mustajab dalam kebersamaan hingga Ratusan hingga ribuan hilang terbungkus ketakutan diluar nalar. Sungguh semua berlalu begitu singkat, tidak sadar bahwa kehilangan sejuta takbir dalam setiap Ummat sesungguhnya menjadikan negeri ini semakin lemah, apa yang mampu dilakukan, karena pikiran tidak lagi diatas keyakinan dan iman

Ramadhan sedikit lagi akan berangkat menuju panggilan Ilahi, sekalipun tugasnya tidak sempurna karena penolakan yang tak jelas, Ramadhan sungguh kami merindukanmu, berharap dan berdo’a semoga tahun depan kita bersua lagi, kami sadar bahwa tahun ini bukan kami tidak ikhlas, tapi semua karena kehendak dunia yang mencoba melawan kepastian langit.

Atas nama LEMBAGA POROS RAKYAT INDONESIA.
MEWAKILI segenap DPP, DPD, DPC Mengucapkan.
SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1441 H.
MOHON MAAF LAHIR DAN BATHIN.

Editor: BB