Bendera Merah Putih Terbalik, Camat Marioriawa Angkat Bicara

SOPPENG, JURNALSEPERNAS – Bendera Merah Putih di Kantor Camat Marioriawa, Kabupaten Soppeng, Sulawesi Selatan, berkibar dengan posisi terbalik, (warna putih diatas dan warna merah dibawah).

Ahmad Usman, Camat Marioriawa, yang dikonfirmasi wartawan, membenarkan bahwa peristiwa itu terjadi pada hari Rabu Pagi, tanggal 22 April 2020

Terkait peristiwa tersebut, Ahmad Usman meyakini bahwa bendera merah putih yang dikibarkan dengan posisi terbalik itu, bukan karena adanya unsur kesengajaan. Dan hingga saat ini belum diketahui siapa yang mengibarkannya.

Ahmad Usman juga mengakui bahwa selama ia menjabat sebagai Camat Marioriawa, biasanya yang bertugas untuk menaikkan bendera dikantornya itu adalah anggota Satpol PP. Namun menurutnya, malam hari sebelum kejadian itu, anggota Satpol PP telah melakukan penertiban di sejumlah Cafe yang ada di Soppeng. Hingga pada hari kejadian, tidak diketahui apakah yang menaikkan bendera tersebut adalah anggota Satpol PP atau bukan.

“Kejadiannya pada hari Rabu Pagi tanggal 22 April 2020 pak, dan ini sama sekali bukan unsur kesengajaan. Dan yang biasa menaikkan bendera dikantor adalah anggota Satpol PP. Tetapi malam hari sebelum kejadian itu, anggota Satpol PP yang berjaga dikantor telah melakukan penertiban di sejumlah Cafe yang ada di Soppeng. Hingga pada hari kejadian, kami tidak ketahui apakah yang menaikkan bendera itu adalah anggota Satpol PP atau bukan,” ungkap Ahmad Usman.

Kendati demikian, Ahmad Usman selaku Camat di Marioriawa, telah menyampaikan permintaan maafnya dan tetap bertanggung jawab atas kejadian tersebut.

“Walaupun saya sudah berusaha untuk yang terbaik, namanya kesalahan tentu saya tetap bertanggung jawab. Dengan adanya kejadian ini, harapan saya kepada anggota dan staf kantor, agar lebih memperhatkan hal-hal seperti ini, yang mana sudah menjadi tuntutan kita setiap harinya. Karena ini barusan terjadi pak, mungkin karena faktor kelalaian anggota, maka saya akan kontrol setiap hari. Kalau perlu, setelah bendera dinaikkan, saya perintahkan anggota untuk foto sebagai tanda bukti pak,” ungkap Ahmad Usman melalui telefon selulernya

Kasat Pol PP Kabupaten Soppeng, Andi Surahman, yang dihubungi wartawan, mengatakan bahwa kejadian di kantor Camat Marioriawa ini, sepanjang tidak ada motif atau unsur kesengajaan, itu adalah manusiawi. Semua manusia berpotensi salah dan khilaf.

“Sepanjang tidak ada motif atau unsur kesengajaan, itu adalah manusiawi. Semua manusia berpotensi salah dan khilaf. Tentu saya sebagai Kasat Pol PP akan mengambil alih tanggungjawab ini, dan akan mengambil langkah penegakan disiplin sesuai kadar pelanggaran yang mereka lakukan. Saya akan telusuri dulu dan pastikan, apa betul Pol PP yang naikkan bendera” kata Andi Surahman melalui pesan WhatsAppnya.

Akbar