Wahai Presiden, Perhatikan Nasib Wong Cilik

MAKASSAR – JURNALSEPERNAS Dengan maraknya pencegahan Virus Corona atau Covid-19 yang menjadi tranding topic saat ini Ketua DPP-SEPERNAS ( Drs. La Ode Hazirun) angkat bicara. ( 08/04/2020 )

Dengan adanya intruksi pemerintah tentang himbauannya agar tidak keluar rumah untuk memutus mata rantai penyebaran Virus Corona atau Covid-19, himbauan ini menjadi dilema bagi para pekerja kasar termasuk para buruh bangunan yang mana penghasilan mereka tergantung dari pekerjaan hari-harinya, atau pekerja yang lain termasuk penjual klontongan yang berada di terminal-terminal dan pasar-pasar, termasuk para Jurnalis atau wartawan media cetak dan Media On Line.

Hal ini membuat Ketua Dewan Pimpinan Pusat Serikat Pers Reformasi Nasional ( DPP SEPERNAS ) angkat bicara, kami  Memperingatkan Pemerintahan Presiden Jokowi agar memberikan tunjangan hidup khususnya  kepada awak media atau  wartawan, dikarenakan tidak bisa mengakses berita di kantor-kantor pemerintah yang selalu menjadi bahan pemberitaan media, hal ini di karenakan dengan tertutupnya semua instansi-instansi yang bisa menjadi narasumber daripada media.

Perhatian pemerintah sangat dibutuhkan terutama di kalangan awak Media atau Wartawan yang mana mereka juga pekerja sosial, demi menginformasikan keadaan dilapangan tentunya mereka rela meninggalkan keluarga tanpa memikirkan keselamatan jiwa mereka, tapi apakah hal ini Pemerintah juga memperhatikannya,…??.

 

Bahwa masyarakat yang tergantung hidupnya dari kegiatan sehari-hari seperti buruh Bangunan, tukang gojek online dan buruh harian yang sumber pendapatannya tidak menentu, hal ini perlu bantuan seperti kebutuhan pokok sehari-harinya oleh Pemerintah setempat. Demikian juga halnya dengan para awak Media atau wartawan yang tugasnya berada di lapangan.

 

Dengan adanya himbauan dari Pemerintah tentang dilarang keluar rumah, banyak teman –teman seprofesi kami bingung bagaimana bisa meliput kalau hanya berdiam diri di rumah saja. Kalaupun kami harus tinggal dirumah tentunya pemerintah juga harus memperhatikan kebutuhan kami.

Sekali lagi kami Ingatkan Kepada Pemerintahan Ir. Joko Widodo, agar memperhatikan juga Awak Media Atau Wartawan tentang kebutuhan hidupnya, karena selama adanya himbauan agar berdiam diri dirumah kami sulit untuk melakukan kegiatan-kegitan peliputan di lapangan,  karena Pemerintah memberlakukan atau melakukan kegiatan di rumah dan meliburkan kantor-kantor termasuk sekolah dan rumah sakit yang selama ini menjadi akses pemberitaan media otomatis terhenti akibat mencegah wabah virus corona tidak menyebar kamana-mana tidak dipersalahkan.

Namun harus ada solusi dari pemerintah yaitu memberikan tunjangan hidup bagi pihak-pihak yang menggantungkan hidupnya yang berpenghasilan harian.  Pekerja pers atau wartawan yang kesehariannya mencari berita di kantor-kantor pemerintah, tidak dapat dilakukan yang menyebabkan media pers, tidak dapat mengakses berita untuk dimuat di media.  Hal ini sudah barang tentu melumpuhkan media tersebut,  dan berimbas pada penghasilan para jurnalis bahkan mematikan penghasilan.

Untuk itu,  Ketua umum Dewan Pimpinan Pusat Serikat Pers Reformasi Nasional (DPP-SEPERNAS), La Ode Hazirun menginstrusikan Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo memberikan tunjangan hidup bagi insan pers selama pemberlakuan pencegahan pandemi virus corana atau covid-19 ini sebelum keluarga mereka mati kelaparan bukan tertular virus corona. Tutupnya

Ketua DPP SEPERNAS  Drs. La Ode Hazirun