Tolak Bala Suku Dalam Kalimantan Timur

KALIAMANTAN TIMUR – JURNALSEPERNAS Dengan santernya dibicarakan mengenai Virus Corona atau Covid-19 yang mematikan di seluruh dunia, bahkan sudah merambah sampai di salah satu wilayah kalimantan Timur yaitu di Suku Dayak Pedalaman Kalimantan Timur. ( Jumat 27/03/2020 )

Masyarakat Dayak Pedalaman di Kalimantan Timur ini melakukan kegitan TOLAK BALA yang biasa dilakukan masyarakat Dayak Pedalaman, kegitan ini dimaksudkan agar bisa menangkal segala marabahaya yang akan menimpa kampungnya, termasuk Virus yang mematiakan ini. dengan maraknya pemberitaan ini masyarakat Dayak Pedalaman merasa was-was dengan santernya dibicarakan Virus Mematikan ini, makanya mereka melakukan kegiatan atau acara Tolak Bala.

Daerah Kutai Barat tentu masih banyak suku-suku yang menjaga Tradisi nenek moyang mereka, dengan kepercayaan yang beragam. Mereka bersatu untuk tetap menjadikan Tradisi atau adat dan kebudayaannya mereka juga tetap menjaga adat dan kebiasaan leluhur mereka dalam melakukan Tolak Bala.

Terlepas dari cerita perkotaan, mereka yang mendiami hulu-hulu sungai Mahakam, dimana setiap daerah, dusun atau perkampungan, masyarakat beramai-ramai membuat (Tolak Bala) atau bisa di katakan sebagai penangkal sesuatu.

Mereka mempersiapkan segala sesuatu dengan bergotong royong, dengan keyakinan, dengan permohonan serta harapan untuk kebaikan, salah satunya terhindar dari bala atau bahaya yang akan mengancam kampungnya. Mereka percaya bahwa akan ada pertolongan yang akan menjaga mereka dan kampungnya, dari hal-hal yang tidak diinginkan.

Mereka menghormati para leluhur terdahulu, kesatuan dan persatuan para pemangku adat  terlihat ketika sebuah Tradisi di Laksanakan.

Biro Kaltim :AVISA PRANA TUNGGA